Wayang Onthel: Kreasi Baru Seni Pewayangan

Wayang Onthel: Kreasi Baru Seni Pewayangan

Wayang onthel karya para seniman muda Kota Magelang merupakan kreasi baru seni pewayangan dengan bahan berasal dari onderdil sepeda kuno.

Sutradara yang juga dalang wayang onthel Andri Topo di Magelang mengatakan, wayang onthel merupakan suatu bentuk apresiasi terhadap wayang dengan bentuk properti wayang bukan seperti pada umumnya, dengan bentuk dan bahan berasal dari onderdil sepeda onthel kuno.

Wayang Onthel, Pencipta sekaligus Dalang Wayang Onthel (wayang yang dibuat menggunakan onderdil bekas sepeda Onthel) Andre Topo, mementaskan pagelaran Wayang Onthel dengan lakon Tiga Sambikala di trotoar jalan Pemuda Kota Magelang, Jawa Tengah, Rabu (30/11) malam. (FOTO ANTARA/Anis Efizudin)

Musik pengiring terdiri atas perpaduan antara gamelan yakni kendang, saron, demung, dan gong dengan alat yang dibuat dari onderdil atau peralatan sepeda antara lain kunci ring, kunci pas, bel sepeda, dan jeruji.

Ia mengatakan hal itu usai pentas wayang kreasi baru it di bekas jalur lambat Jalan Pemuda Kota Magelang dengan tema “Wayang Onthel on the Ex Bike Street“.

Kombinasi alat musik tersebut menghasilkan alunan nada yang terdengar unik dan menarik.

Wayang Onthel, Pementasan Wayang Onthel dengan iringan gamelan dari komunitas sepeda kuno Magelang tersebut menceritakan kehidupan penggemar sepeda Onthel yang syarat dengan pesan moral seperti kampanye anti Narkoba dan cinta lingkungan. (FOTO ANTARA/Anis Efizudin)

Menurut dia, pentas wayang onthel bertujuan menyampaikan pesan moral atau layanan masyarakat yang bersifat edukasi dengan cara menghibur dan mudah dimengerti audiens.

Wayang onthel dari komunitas Old Bikers VOC Magelang itu pernah tampil pada Kongres Sepeda Indonesia pada 16-17 Juli 2010 di Jakarta.

Pada pentas di kawasan Pecinan dengan judul “Tiga Sambikala” tersebut didukung oleh 20 personel dengan menyuguhkan beberapa lagu gubahan antara lain Wayang Onthel, Goyang Jakarta, Rewel, Ayo Bersepeda, Ilir-Ilir, dan Sayonara.

Wayang Onthel merupakan gubahan dari lagu Betawi berjudul Ondel-Ondel. Lagu Prau Layar digubah menjadi Ayo Bersepeda. Lagu-lagu daerah tersebut digubah dengan diganti liriknya menjadi lagu yang bertema tentang dunia sepeda.

Ia mengatakan, pentas “Wayang Onthel on the Ex Bike Steet” itu sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan terhadap hilangnya jalur lambat di sepanjang Jalan Pemuda Magelang. (Info: Kompas, Foto:Antara)

*****

((( SpedaOntel.wordpress.com )))

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Info dan Berita. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Wayang Onthel: Kreasi Baru Seni Pewayangan

  1. Beiby Yuma berkata:

    bagi yg mau nanggap….monggo……………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s