Sepeda Onthel Yang Semakin Sulit Dijumpai di Indonesia

Belantik atau broker sepeda ontel, Miskam (kiri), didampingi rekannya, Patmo, berkeliling mencari warga yang akan menjual sepedanya di Jalan Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu (30/8/2010).

Belantik atau broker sepeda ontel, Miskam (kiri), didampingi rekannya, Patmo, berkeliling mencari warga yang akan menjual sepedanya di Jalan Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu (30/8/2010).

YOGYAKARTA – Untuk memenuhi kebutuhan pokok yang harganya makin melambung tinggi tiap menjelang bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri, sebagian warga menjual sepeda ontelnya lewat belantik sepeda atau broker sepeda ontel.

Pada tahun 2010 lalu saja, para belantik bisa memperoleh sepeda ontel dengan kualitas baik seharga Rp 250.000 hingga Rp 300.000. Di kalangan penggemar dan kolektor, barang-barang langka selalu mendapat tempat tersendiri. Begitu juga urusannya di dunia sepeda tua.

Mereka yang memiliki koleksi langka umumnya akan dipandang terhormat. Bukan hanya menjadi pusat perhatian di komunitasnya, pemilik sepeda langka seringkali juga dicari-cari oleh orang lain yang ingin membeli koleksinya, atau sekedar melihat sepeda itu.

Namun mengapa ada merek-merek onthel (sepeda tua) yang jarang ditemui? Misalnya onthel merek Juncker (Jerman), Swiss Army (Swiss), Cyrus (Belanda), Empo (Belanda) atau Dayton (Inggris). Hanya segelintir yang punya.

towil fiets jogja 04

Towil, Ketua Paguyuban Onthel Djogjakarta (Podjok) (Pict: TowilJogjaTowil@Facebook)

“Itu karena memang ada merek yang sengaja tak dijual di Indonesia, hanya dijual di Eropa. Produksinya pun memang terbatas,” ujar Ketua Paguyuban Onthel Djogjakarta (Podjok), Towil di Yogyakarta, Minggu (30/5/2010) lalu.

Mengapa merek itu hanya dijual di Eropa, Towil hanya menduga bisa saja terkait strategi dagang. Apakah kualitas (kenyamanan dan material bahan) onthel-onthel langka yang harganya bisa jutaan rupiah itu sama dengan onthel yang beredar di Indonesia?

“Sepertinya nggak beda, jawab Towil. Lha wong onthel yang harganya murah juga banyak yang nyaman dan kuat,” tambahnya lagi.

Onthel-onthel yang beredar di Indonesia misalnya merek Philips, Teha, Hima, Gazelle, Batavus, Hercules, Simplex, Raleigh. Onthel merek ini acap terlihat dalam acara-acara sepeda gembira. Apalagi minat masyarakat untuk bersepeda pada bberapa tahu belakangan ini sedang berkembang luas. (kompas).

SpedaOntel.wordpress.com

Pos ini dipublikasikan di Info dan Berita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s