Bos Sido Muncul buru sepeda onthel milik Jokowi

Pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo dan Jusuf Kalla, Senin (19/5/2014), bersepeda bersama menuju Komisi Pemilihan Umum untuk mendaftarkan diri.

Pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo dan Jusuf Kalla, Senin (19/5/2014), bersepeda bersama menuju Komisi Pemilihan Umum untuk mendaftarkan diri.

Presiden Direktur PT Sindo Muncul Irwan Hidayat, tak pernah berhenti berburu kendaraan yang pernah ditumpangi presiden-wakil presiden terpilih Jokowi-JK.

Setelah membeli bajaj yang ditumpangi Jokowi-JK saat mengambil nomor urut di KPU, kini ia memburu sepeda onthel yang dinaiki Jokowi saat akan mendaftar ke KPU pada 19 Mei lalu.

Irwan Hidayat merupakan cucu dari pendiri Sido Muncul yang bernama Rahkmat Sulistio, dan perusahaan ini diwariskan kepadanya dan empat saudara laki-lakinya pada tahun 1972.

Kepada wartawan Irwan mengatakan, saat dirinya di Kota Tua Jakarta, ada seorang bernama Henry mengaku sebagai pemilik sepeda onthel yang pernah dinaiki Jokowi saat mendaftar sebagai pasangan capres dan cawapres bersama Jusuf Kalla di KPU. Kepadanya Henry menawarkan sepeda tersebut secara cuma-cuma.

jokowi-dan-jusuf-kalla-gowes-naik-onthel-ke-kpu-19-05-14 - 04“Henry bilang ke saya, sepeda itu mau dikasih ke saya, gratis, tanpa pasang harga,” ujar Irwan Hidayat di Solo belum lama ini.

Irwan mengaku, saat ini masih menunggu keseriusan Henry untuk memberikan sepeda bersejarah tersebut kepadanya. Sembari menunggu Irwan pun mengaku juga mencari informasi keberadaan sepeda onthel lainnya yang dinaiki Jusuf Kalla saat mendaftar ke KPU.

Namun berdasarkan informasi yang diterima, sepeda tua itu telah laku terjual. “Sepeda onthel yang dinaiki Pak JK katanya sudah laku dijual. Sepeda yang dinaiki Pak Jokowi dan Pak JK kan sepeda onthel tua semua,” katanya.

Irwan menuturkan, jika benar bisa mendapatkan sepeda onthel yang dinaiki Jokowi, ia akan memajang di Hotel Tentrem miliknya di Yogyakarta. “Kalau benar-benar dikasihkan akan saya pajang di hotel saya,” ujarnya menegaskan.

Sebelumnya Sudah Beli Bajaj “Jokowi-JK”

Direktur Utama PT Sido Muncul Tbk (SIDO) Irwan Hidayat sebelumnya telah membeli bajaj yang dipakai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) Jokowi-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Nilai pembelian mencapai Rp 280 juta untuk dua unit bajaj.

“Di luar harga pembelian, saya akan memberikan bonus lagi untuk masing-masing pemilik dan pengemudi,” ujar Irwan di Jakarta, Kamis (24/7/2014). Lebih lanjut Irwan mengatakan, bajaj itu akan disimpan sebagai kenangan dan ‘barang antik’.

Irwan akan menaruhnya di hotel milik Sido Muncul Grup “Tentrem Hotel” di Yogyakarta. Dia menegaskan, kedua bajaj yang bernilai sejarah itu kemungkinan akan dipakai untuk iklan produk Sido Muncul. Juga, sebagai transportasi ‘khusus’ keliling Hotel Tentrem di Yogya. “Tentu, tarifnya berdasarkan nilai sejarah bajaj-bajaj ini,” ucap dia.

Foto bersama kedua supir bajaj yang mengantarkan Jokowi dan Jusuf Kalla

Foto bersama kedua supir bajaj yang mengantarkan Jokowi dan Jusuf Kalla

Adapun kedua bajaj yang dipakai Jokowi-JK ketika mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) bernomor polisi B 2954 MA dan B 2062 DE. Kedua pengemudi bernama Rahmat dan Bori.

Bori memberi kesaksian bahwa saking semangatnya dia ketika mengantar Jokowi-JK ke KPU sampai-sampai dia lupa apakah tim sukses sudah membayar atau belum. “Pokoknya bangga aja bajaj dipakai calon presiden,” ujar dia.

Dia mengatakan, dua hari setelah mengantar Jokowi-JK, bajajnya laris manis. Dia sering mendapat bayaran lebih dari para penumpang.

Sementara itu, Bori mengatakan, dirinya terkejut ketika didatangi Irwan Hidayat. Dia langsung mengingat wajah Irwan dan bintang iklan Sido Muncul seperti Rieke Diah, Tya Ariesta, Donny Kusuma, Chris John, dan Ade Ray.

“Ketika ditawari bajaj baru karena bajaj sebelumnya mau dibeli Pak Irwan, saya senang. Apalagi dapat bonus Rp 25 juta,” imbuhnya

bajaj jokowi jk 01

Ditandatangani Presiden Jokowi

Kegembiraan Irwan Hidayat bertambah saat Bajaj itu akhirnya ditandatangani oleh Presiden Indonesia terpilih ke 7, dalam acara ‘Doa Jokowi untuk Negeri’ di Teater Jakarta, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu malam (24/8/2014).

Jokowi datang dengan mengenakan kemeja putih khasnya langsung disambut para relawan serta artis Ibu Kota. Kemudian didampingi Irwan Hidayat, Joko Widodo membuhukan tanda tangannya di kaca bajaj dengan pelat nomor B 2954 MA.

”Alhamdulillah … Bajaj di ttd dng tinta emas 24/8/14 di TIM.TQ pak @jokowi_do2 ” demikian kicauan Irwan Hidayat dalam twitternya.

bajaj jokowi jk 06

Sementara bajaj yang digunakan Jusuf Kalla dengan pelat nomor B 2062 DE menunggu waktu serta kesempatan Jusuf Kalla untuk ditandatangani juga. Kedua Bajaj itu dibeli Irwan Hidayat dengan harga Rp 280 juta dari pemiliknya.

Menurut pengusaha Jamu itu, harga bajaj seharga Rp 120 juta, namun karena nilai sejarahnya yang begitu tinggi akhirnya satu bajaj dihargai Rp 140 juta. Selain itu sang pengemudi masing-masing Rahmat dan Bori diberi uang Rp 25 juta.

Rencananya setelah masing-masing bajaj ditandatangani oleh Jokowi dan Yusuf Kalla akan ditempatkan sebagai ikon di Hotel Tentrem, miliknya di Yogyakarta.

Ditandatangani Wakil Presiden Jusuf Kalla

Pada hari Jumat  (29/8/2014) giliran Wakil Presiden Jusuf Kalla menandatangani  Bajaj yang digunakannya  saat  ke   KPU  di kediamannya jalan  Brawijaya, Kebayoran  Baru, Jakarta Selatan.

Penandatangan  bajaj  berplat  nomor B 2062 DE  dilakukan di halaman  rumah Wakil  Presiden  Jusuf Kalla dengan disaksikan  Presiden  Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk  Irwan Hidayat.

Setelah  kedua  bajaj  ditandatangani Presiden terpilih  Joko Widodo dan  Wakil Presiden Jusuf Kalla  menurut  Irwan Hidayat, pada  tanggal 20 Oktober 2014 akan segera ditempatkan di Hotel Tentrem miliknya di Yogyakarta dan sekaligus menjadi ikon  hotel.

bajaj jokowi jk 07

Kata Irwan harga bajaj itu sendiri kalau dibeli secara inden seharga Rp 120 juta, namun karena nilai sejarahnya yang begitu tinggi akhirnya satu bajaj dihargai Rp 140 juta. Selain itu sang pengemudi masing-masing Rahmat dan Bori diberi uang Rp 25 juta.

Dua bajaj BBG yang ditumpangi Jokowi dan JK yang akhirnya terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden kini menjadi simbol sejarah perjalanan Jokowi-JK menuju RI 1 dan RI 2.

“Ini bersejarah. Ini kendaraan yang dipakai calon presiden Jokowi saat menghadiri pengundian nomor urut di KPU pada 1 Juni lalu,” ujar  Irwan Hidayat, pemilik kedua bajaj itu.

Seperti diketahui, kedatangan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla dengan naik bajaj saat itu memperkuat citra kesederhanaannya. Pasalnya, bajaj adalah salah satu moda transportasi yang biasa digunakan rakyat di Jakarta. (berbagai sumber).

bajaj jokowi jk 02bajaj jokowi jk 03bajaj jokowi jk 04bajaj jokowi jk 05bajaj jokowi jk 08

– SpedaOntel.wordpress.com –

Pos ini dipublikasikan di Kisah Sepeda Tua. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s