Cerita Soeharto Ngapel Bu Tien Pakai Sepeda Ontel di Wonogiri

Wonogiri menjadi kota penuh kenangan bagi Presiden Republik Indonesia kedua, Soeharto. Termasuk urusan asmara.

Soeharto muda menghabiskan waktunya di tempat itu. Di sana pula di bertemu jodohnya, Siti Hartinah atau akrab disapa Ibu Tien.

Menurut kisah dari pendiri Padepokan H.M. Soeharto, Begug Poernomosidi, Soeharto sempat tinggal di Wonogiri bersama pamannya, Prawirowihardjo. Dia mulai mengenal Siti Hartinah yang dinikahinya.

“Dulu sekolah di Wonogiri kan cuma satu. Entah awalnya dikenalkan siapa, lama kelamaan Pak Harto sering menemui Ibu Tien,” kata Begug.

Menurut Begug, hubungan asmara antara Pak Harto dan Ibu Tien cukup sederhana. Menurut dia, Ibu Tien saat itu adalah anak seorang wedana. “Wedana itu kedudukannya di atas camat,” ujar Begug.

Lantas, lanjut Begug, karena mulai jatuh hati, Soeharto muda mulai sering menemui Ibu Tien. Apalagi, rumah Ibu Tien berada di tengah kota.

“Pak Harto kalau siang atau sore pergi ke rumah Ibu Tien. Naik sepeda ontel. Karena rumah Ibu Tien itu di dekat masjid dan alun-alun Wonogiri. Karena Ibu Tien masih ada keturunan Mangkunegaran ke-III,” ucap Begug.

Jalinan kasih antara Soeharto dan Siti Hartinah lantas berlanjut hingga pelaminan. Soeharto menyunting pujaan hatinya itu tak lama setelah masuk dinas ketentaraan.

“Mulai dari situ Ibu Tien pindah tinggal di kompleks prajurit, terus ikut Pak Harto,” tambah Begug. (merdeka.com)

Pos ini dipublikasikan di Kisah Bersepeda. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s