Tahukah Anda? Ide Pembuatan Sepeda Karena Letusan Gunung Tambora

 https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/b/bd/Caldera_Mt_Tambora_Sumbawa_Indonesia.jpg/640px-Caldera_Mt_Tambora_Sumbawa_Indonesia.jpg

Aktivitas vulkanik gunung berapi Tambora yang berada di pulau Sumbawa Indonesia mencapai puncaknya pada bulan April tahun 1815, ketika meletus dalam skala tujuh pada Volcanic Explosivity Index. Letusan tersebut menjadi letusan tebesar sejak letusan danau Taupo pada tahun 181.

Letusan gunung Tambora ini terdengar hingga pulau Sumatra (lebih dari 2.000 km). Abu vulkanik jatuh di Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Maluku.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d8/1816_summer.png/320px-1816_summer.png

1816 summer temperature anomaly compared to average temperatures from 1971–2000

Letusan gunung ini menyebabkan kematian hingga tidak kurang dari 71.000 orang dengan 11.000—12.000 diantaranya terbunuh secara langsung akibat dari letusan tersebut.

Bahkan beberapa peneliti memperkirakan sampai 92.000 orang terbunuh.

Lebih dari itu, letusan gunung ini menyebabkan perubahan iklim dunia. Satu tahun berikutnya (1816) sering disebut sebagai “the year without summer” atau “tahun tanpa musim panas”.

Tragedi itu mambuat suhu mendingin di dunia, karena letusan Gunung Tambora di Indonesia setahun sebelumnya. “Tahun tanpa musim panas” ini menyebabkan perubahan drastis dari cuaca Amerika Utara dan Eropa karena debu yang dihasilkan dari letusan Tambora ini.

Akibat perubahan iklim yang drastis ini banyak panen yang gagal dan kematian ternak di Belahan Utara yang menyebabkan terjadinya kelaparan terburuk pada abad ke-19.

Ide Pembuatan Sepeda

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4/42/Draisine1817.jpg/338px-Draisine1817.jpg

Draisine 1817

Semuanya dimulai dari hewan kuda-kuda yang mati pada tahun 1816 di Eropa, tahun yang dikenal sebagai “tahun tanpa musim panas” akibat erupsi Tambora ini adalah erupsi yang paling dahsyat sepanjang sejarah Bumi.

Abu dan sulfur yang dihasilkan menyebabkan gagal panen di Eropa. Sementara kuda mati karena kelaparan, warga Jerman Karl von Drais menemukan ide untuk menggantikan kuda dengan alat roda dua tanpa pedal. Ini adalah nenek moyang sepeda masa kini.

Saat itu namanya adalah draisine atau velocipede dalam bahasa Prancis. Pedal kemudian muncul, lalu kendaraan beroda dua ini menjadi populer.

Waktu pun bergulir, juga tentang sejarah penyempurnaan sepeda dan berkembangnya sepeda menjadi beberapa jenis sepeda. Pada tahun 1886, keberadaan sepeda disempurnakan oleh German Baron Karl von Drais, dimana sejak 1816 telah berkendara sepeda saat bekerja.

Sepeda roda satu juga muncul saat itu yang pada masa kini biasanya dipakai oleh pemain sirkus. Baron lah yang mempatenkan design sepeda beroda satu tersebut yang dikenal sebagai Unicycle, dan saat ini masih bisa terlihat di museum Paleis het Loo di Apeldoorn Belanda.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/6e/Velocipedes.png/379px-Velocipedes.png

Velocipedes

Pengembangannya hingga diberikannya sebuah motor bermesin yang kini dikenal sebagai sepeda motor.

Pada tahun 1840 Scottish blacksmith atau pandai besi asal Skotlandia bernama Kirkpatrick MacMillan bekerjasama dengan von Drais menambahkan mesin pada roda untuk mengendarai sepeda.

Sekarang, sepeda dikenal sebagai alat transportasi tenaga sendiri yang paling efisien. Meskipun bersih dan ramah lingkungan, bersepeda hanya populer di sejumlah negara.

Kemungkinan kecelakaan, kurangnya prasarana ramah bersepeda dan kecemasan akan hujan dan cuaca dingin membuat orang tidak naik sepeda.

Di Inggris, Amerika Serikat dan Australia, sebagai contoh, hanya 1% perjalanan yang menggunakan sepeda. Tetapi tentu saja ada pengecualian. Di Belanda jumlahnya 27%, di kota Kopenhagen, Denmark, lebih dari 50% penduduknya menggunakan sepeda secara teratur.

Itulah awal ide dari lahirnya sepeda pancal atau sepeda dengan tenaga kayuh alias sepeda onthel akibat kuda-kuda dan ternak yang mati sehingga orang Eropa pada masa itu tidak memiliki kendaraan lagi yang dapat menempuh jarak yang lebih jauh dibandingkan dengan berjalan kaki. Semua ide berawal akibat letusan dari Gunung Tambora di pulau Sumbawa! (ini adalah artikel pertama di internet, sumber: spedaontel.wordpress.com)

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/8d/Draisine_or_Laufmaschine%2C_around_1820._Archetype_of_the_Bicycle._Pic_01.jpg/640px-Draisine_or_Laufmaschine%2C_around_1820._Archetype_of_the_Bicycle._Pic_01.jpg

Wooden draisine (around 1820), the first two-wheeler and as such the archetype of the bicycle

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/9f/Boneshaker%2C_European%2C_circa_1868.JPG/640px-Boneshaker%2C_European%2C_circa_1868.JPG

European “boneshaker” bicycle, circa 1868.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4/41/The_American_Velocipede.jpg/554px-The_American_Velocipede.jpg

The American Velocipede, 1868

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a0/McCall1869.jpg/565px-McCall1869.jpg

Thomas McCall in 1869 on his velocipede

1880 velocipede

1880 velocipede

 

– spedaontel.wordpress.com –

 

 

Pos ini dipublikasikan di Info dan Berita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s